3.2 Lamaran Sayidatina Khadijah

Di Mekah pada waktu itu, terdapat seorang wanita Quraisy yang kaya, berpengaruh dan terkenal sebagai seorang yang berbudi bahasa dan berakhlak mulia. Dialah Sayidatina Khadijah binti Khuwailid. Perniagaan yang dimiliki Sayidatina Khadijah menyamai keseluruhan perniagaan semua peniaga Quraisy yang lain. Apabila Sayidatina Khadijah mendengar tentang kejujuran Nabi Muhammad saw dan kepribadia Baginda yang sangat mulia, beliau menawarkan kepada Baginda untuk mengurusi kafilah perniagaannya ke Syam. Nabi Muhammad saw menerima tawaran itu. Berangkatlah Nabi Muhammad saw ke Syam membawa barang dagangan Sayidatina Khadijah. Baginda dibantu oleh Maisarah, salah seorang pembantu Sayidatina Khadijah.

Sepanjang perjalanan bersama Nabi Muhammad saw Maisarah merasa heran, kagum dan sangat tertarik dengan pribadi Baginda. Walaupun dia hanya seorang hamba tetapi Nabi Muhammad saw melayaninya dengan penuh mesra, kasih sayang dan lemah lembut. Bukan itu saja, Maisarah juga dapat melihat perkara lain yang lebih ajaib. Sepanjang perjalanan, awan menaungi mereka dari panas matahari. Kafilah ini singgah juga di tempat istirahat yang berdekatan dengan rumah ibadah Nasrani yang pernah didatangi oleh Nabi Muhammad saw semasa Baginda mengikut pamannya, Abu Talib.

Ketika itu Buhaira sudah tiada karena sudah meninggal dunia. Rahib yang menjadi pengganti Buhaira juga dapat melihat awan yang mengiringi perjalanan Nabi Muhammad saw dan Maisarah. Kali ini Nabi Muhammad saw tidak berhenti di tempat biasa kafilah berhenti. Baginda justru memilih satu kawasan tidak jauh dari situ di bawah sebatang pohon. Tidak pernah ada seorang pun beristirahat di situ sebelumnya. Rahib itu terpegun melihat dahan dan ranting pokok itu bergerak menaungi Nabi Muhammad saw dari terik matahari. Rahib ini akhirnya datang bertemu dengan Maisarah dan bertanya kepadanya berbagai pertanyaan. Setelah itu Rahib ini menuding kepada pohon yang menjadi tempat berteduh Nabi Muhammad saw sambil berkata, “Hanya seorang Nabi saja akan berteduh di bawah pohon itu.” Kata-kata Rahib itu benar-benar membuat Maisarah terkejut.

Kemuliaan akhlak Nabi Muhammad saw, kasih sayangnya, kemampuannya menghadapi semua golongan manusia, belas kasihannya kepada orang miskin dan kejujurannya menyebabkan semua manusia jatuh hati padanya.

Perniagaan Sayidatina Khadijah kali ini mendapat untung berlipat kali ganda bahkan keuntungan yang diperoleh Nabi Muhammad saw adalah yang paling besar dibandingkan semua peniaga Quraisy lain dalam kafilah itu. Bahkan ini pertama kali Sayidatina Khadijah mendapat keuntungan sebesar itu dalam perniagaannya.

Nabi Muhammad saw telah dibentuk untuk berhadapan dengan 1001 suasana. Bermula dengan kehidupan yatim piatu dan penuh kemiskinan, seterusnya mengembala kambing, bergaul dengan pembesar, dalam peperangan, dengan hamba sahaya dan sekarang bagaimana Nabi Muhammad saw berhadapan dengan perniagaan, uang dan harta-benda dunia. Hasil dari perniagaan kali ini, Sayidatina Khadijah sangat puas dengan Nabi Muhammad saw. Apalagi mendengar cerita Maisarah yang bersama dengan Nabi Muhammad saw sepanjang perjalanan membuat beliau benar-benar mengagumi Baginda.

Karena terlalu tertarik dengan kepribadian Nabi Muhammad saw, Sayidatina Khadijah ingin menjadi isteri Baginda. Ketika itu umur Baginda 25 tahun dan masih bujang, sementara umur Sayidatina Khadijah sudah 40 tahun. Sebagai seorang janda kaya lagi bangsawan yang telah ditinggal mati dua orang suami sebelumnya, sudah banyak lelaki yang datang melamarnya termasuk dari kalangan pembesar Quraisy. Bagaimana tidak, Sayidatina Khadijah terkenal sebagai seorang wanita yang berakhlak, cantik, kaya dan nasab mulia. Dia memiliki segala-galanya. Namun Sayidatina Khadijah belum terbuka hati untuk menikah lagi. Namun, kali ini Sayidatina Khadijah yang tertarik bahkan dia yang mengirim wakilnya untuk melamar Nabi Muhammad saw. Akhirnya menikahlah Sayidatina Khadijah dengan Baginda.

Abu Talib yang mengurus pernikahan itu bagi pihak Nabi Muhammad saw, dialah yang menjadi ketua majelis akad dan menyampaikan khutbah nikah. Pernikahan ini berlangsung selama 25 tahun hingga Sayidatina Khadijah kembali kepada Tuhan-Nya sebagai Ummul Mukminin, pejuang agama, isteri dan seorang wanita yang telah mendapat keredhaan dan kecintaan Allah, Rasul dan suaminya.

Dalam tempo 25 tahun ini, Nabi Muhammad saw hanya mempunyai seorang isteri yaitu Sayidatina Khadijah. Ketika beliau meninggal dunia, umur Nabi Muhammad saw sudah mencapai 50 tahun. Selepas itu barulah Baginda menikah lagi dengan Ummahatul Mukminin yang lain. Semua pernikahan itu mempunyai hikmah yang sangat besar, diantaranya karena ingin mengangkat darajat para sahabat Baginda seperti ketika Nabi Muhammad saw menikahi Sayyidatina Aisyah, puteri Sayyidina Abu Bakar. Begitu juga Sayyidatina Hafsah, puteri Sayyidina Umar. Selain itu, Nabi Muhammad saw menikahi wanita karena pembelaan, seperti Baginda menikahi Ummu Salamah, janda Abu Salamah. Karena dakwah, ketika Nabi Muhammad saw menikahi Juwairiyah puteri seorang pembesar Yahudi.

Dari Sayidatina Khadijah, Nabi Muhammad saw telah dikurniai dua orang anak lelaki yaitu Qasim dan Abdullah. Sedangkan Ibrahim adalah dari isterinya yang bernama Mariah al-Qibtiah. Mereka semua meninggal dunia sejak masih kecil. Adapun anak perempuan Baginda yaitu Ruqayyah, Zainab, Ummu Kalthum dan Fatimah, mereka semua dari ibu Sayidatina Khadijah. Mereka semua sempat bersama dengan Nabi Muhammad saw hingga era perjuangan Baginda di Madinah.

Sayidatina Khadijah adalah seorang isteri yang terlalu banyak berkorban untuk Nabi Muhammad saw dan perjuangan Baginda. Dia telah berhabis-habisan membantu suaminya dengan harta, kedudukan dan segala yang dimilikinya.

Selepas menikahi Sayidatina Khadijah, Nabi Muhammad saw terus menjalankan perniagaan beliau tetapi Baginda tidak keluar bermusafir lagi. Baginda mengurus dari Mekah. Begitulah ketentuan Allah kepada Nabi Muhammad saw. Pernah hidup miskin dan sekarang hidup dalam kekayaan. Namun miskin dan kaya tidak sedikit pun mengubah hati Nabi Muhammad saw terhadap Tuhannya.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Motivasi dan Konsultasi