7.2 Jin Menerima Dakwah Rasulullah saw

Jin Menerima Dakwah Rasulullah saw

Pada suatu hari Rasulullah saw keluar dari kawasan Mekah ditemani oleh Sayidina Abdullah bin Mas’ud untuk beribadah. Apabila sampai di suatu tempat, Rasulullah meminta Sayidina Abdullah menunggu di situ sehingga Baginda memanggilnya. Rasulullah saw sendirian pergi jauh dari situ tetapi Sayidina Abdullah saw masih dapat melihat Rasulullah saw. Baginda sembahyang dan membaca al-Quran dengan suara yang kuat. Ketika itu satu kumpulan jin melintas dari satu tempat yang bernama Nusayyibin. Apabila mereka mendengar Rasulullah saw membaca al-Quran, mereka datang mengerumuni Baginda. Sayidina Abdullah memperhatikan dari jauh, lalu Allah SWT perlihatkan kepadanya para jin itu.

Sayidina Abdullah menceritakan, “Oleh karena banyaknya kumpulan jin itu, akhirnya aku tidak dapat melihat Rasulullah saw lagi. Aku mau pergi kepada Rasulullah saw karena mencemaskan keselamatan Baginda, tetapi Rasulullah saw memberi isyarat supaya aku tidak datang kepadanya. Maka aku duduk semula di tempat aku dan hanya memperhatikannya dari jauh.”

Rombongan Jin itu masuk Islam di tangan Rasulullah saw. Inilah berita gembira dan hiburan pertama buat Baginda setelah menghadapi penentangan dari kaumnya dan penduduk Taif. Ketika manusia tidak menerima Islam, Allah SWT utus para jin untuk menerima Islam. Mereka yang telah Islam pulang berdakwah pula kepada kaum mereka yang lain hingga tersebarlah Islam di kalangan jin. Allah mau menghibur Rasulullah saw setelah sepuluh tahun berjuang hanya mendapat 70 orang yang beriman di Mekah. Allah telah merekam cerita ini di dalam al-Quran:

Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Quran, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan(nya) lalu mereka berkata: “Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan.

Mereka berkata: “Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al Quran) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.

Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.

Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah maka dia tidak akan melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata”

(Al Ahqaaf: 29-32)

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Motivasi dan Konsultasi