Generasi Harapan bersama Buya Yahya di Malam Cinta Rasul

Generasi Harapan mendapat undangan dari Buya Yahya ( Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah) untuk turut menyemarakkan program “Malam Cinta Rasul ” di Alun – Alun Masjid Raya At-Taqwa Jl. R.A. Kartini Kejaksan Kota Cirebon pada hari Rabu malam, 31 Desember 2014.

tazkirah sebelum tampil di acara buya yahya

Tazkirah pagi oleh Dato Tengku Abdurrahman Umar (Penasehat Generasi Harapan Sumatra)

Pada pagi harinya sebelum tampil di pentas, Dato Tengku Abdurrahman Umar memberikan nasehat untuk meluruskan niat. “Di waktu orang sedang lalai, berhura-hura, kita hadir bukan untuk ikut serta dalam kelalaian dan memberi hiburan  tetapi hakikatnya kita sedang berperang”, demikian tegas Dato Tengku.

Peperangan dalam bidang kebudayaan bila kalah, hati kita akan mati. Hati yang mati akan dipenuhi sifat sombong, glamour, ujub, bangga diri, dan megah. Bila menang, maka akan banyak orang yang insyaf, ingat kembali kepada Allah dan rindu kepada Nabi Muhammad saw. Peperangan di bidang kebudayaan ini memang tidak ada darah tertumpah tetapi dalam peperangan ini bantuan Allah amat sangat diperlukan.

Sebagaimana disiplin Salahudin Al Ayyubi juga Muhammad Al Fateh mewajibkan pasukannya untuk bangun sholat malam merintih dan bermunajat kepada Allah. Apabila ada pasukannya yang tidak bangun malam maka tentara tersebut tidak akan diizinkan untuk ikut dalam peperangan di garis depan. Orang yang akan berperang tapi tidak memohon bantuan Allah pada malam harinya dianggap sebagai orang yang sombong.

Demikianlah ingatan dan nasehat yang disampaikan, untuk terus menebalkan perasaan hamba pada diri-diri remaja-remaja Generasi Harapan yang dimajukan dalam peperangan kebudayaan ini.

buya yahya

Gladi Resik di Lembaga Pengembangan Dakwah Al Bahjah Buya Yahya Cirebon

Selanjutnya setelah sarapan pagi, Generasi Harapan mengadakan Gladi resik di Lembaga Pengembangan dakwah Al Bahjah. Semua yang terlibat dalam acara “Malam Cinta Rasul” juga mengadakan gladi resik di sini.

Pada sore harinya, dilakukan setting peralatan dan checksound di panggung Alun-alun Kota Cirebon.

check sound di panggung

Check sound

buya yahya cirebon

Suasana alun-alun kota cirebon

Acara “Malam Cinta Rasul” dibuka dengan puji-pujian kepada Allah dan sholawat burdah. Sound system dan panggung yang dipersiapkan cukup berwibawa. Semoga acara ini dapat mengingatkan orang di malam yang sebagian besar orang keluar rumah untuk berhura-hura dan berlalai-lalai. Semoga orang kembali ingat kepada Allah dan Nabinya.

hadrah buya yahya

Acara di buka dengan puji-pujian

bersama buya yahya

Dato Tengku Abdurrahman Umar bersama Buya Yahya, para Habaib dan pejabat teras Kota Cirebon

generasi harapan

Penampilan Generasi Harapan

generasi harapan tampil

Penampilan Generasi Harapan

buya yahya

Hujan rintik-rintik jemaah tetap bersemangat

Acara dimulai dari pukul 20.00 hingga berakhir pada pukul 00.30 dini hari. Keesokan paginya team Generasi harapan berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati untuk mengenang hebatnya perjuangan beliau mendakwahkan Islam di Nusantara. Semoga semangat dan ruh perjuangan Sunan Gunung Jati dapat diwarisi dan diteruskan perjuangannya oleh adik-adik remaja Generasi Harapan.

gunung jati cirebon

Ziarah Makam Sunan Gunung Jati

Setelah ziarah makam, kemudian berpamitan pada Buya Yahya untuk kembali ke Sentul Bogor.

pamit buya yahya

Generasi Harapan berpamitan dengan Buya Yahya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Motivasi dan Konsultasi