Pengertian Zakat

Pengertian Zakat dari sudut bahasa Menurut bahasa, Zakat mengandung makna “BERSIH”, “SUCI”, “SUBUR”, “BERKAT” dan “BERKEMBANG”. Pengertian “BERSIH” dan “SUCI” dalam istilah zakat adalah membersihkan harta dan membersihkan diri orang kaya dari sifat pelit dan tamak. Dalam arti lain, membersihkan diri daripada sifat dengki dan dendam terhadap orang kaya.

Pengertian Zakat dari sudut Syarak Menurut syarak, Zakat berarti mengeluarkan sebagian harta tertentu untuk diberikan kepada asnaf-asnaf yang berhak menerimanya setelah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh syarak.

Rukun Zakat Allah berfirman di dalam Al Quran:

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (At Taubah 103) Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat. (An Nur 56) Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling. (Al Baqarah 83)

pengertian zakat

Dari ayat Al Quran di atas, sangat jelas kewajiban membayar zakat dan barang siapa yang mengingkari atau ragu terhadap akan perintah tersebut, maka seorang itu telah keluar dari agama Islam. Inilah zakat yang menjadi salah satu dari rukun Islam yang lima. Sejarah telah membuktikan bahwa Khalifah Abu Bakar telah memerangi orang-orang yang ingkar membayar zakat. Mereka yang kaya dan berada juga harus menyadari bahwa di dalam harta yang mereka miliki terdapat hak orang-orang fakir dan miskin.

Hikmah Zakat

Zakat adalah salah satu dari rukun Islam. Antara hikmah dan tujuan ALLAH SWT menetapkan syariat rukun Islam ini ialah:

• Memeratakan kekayaan dari golongan yang mampu kepada golongan yang kurang mampu.

• Membersihkan diri pembayar zakat.

• Membersihkan dan menyuburkan harta pembayar zakat.

• Mewujudkan sifat bersyukur terhadap nikmat yang dikurniakan oleh ALLAH SWT di kalangan golongan yang berada.

• Mengurangi perasaan iri hati di kalangan orang yang bernasib kurang baik, sehingga timbul kasih sayang dalam masyarakat.

• Melaksanakan hablumminallah dan hablumminannas.

• Memberi peluang kepada golongan yang mampu untuk beribadah dalam bentuk mengeluarkan zakat dari harta mereka.

• Mewujudkan persatuan di kalangan masyarakat Islam dalam urusan ekonomi dan keuangan.

• Memberi masyarakat satu cara mengurus ekonomi dan keuangan yang diredhai ALLAH SWT.

• Melahirkan rasa tenang dan tenteram dalam hati dan jiwa orang yang menunaikan rukun Islam ini Demikianlah pengertian zakat baik menurut bahasa maupun menurut syarak. Semoga kita sebagai umat Islam diberi kekuatan dan penghayatan untuk dapat menunaikan rukun Islam ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Motivasi dan Konsultasi